Senin, 03 November 2008

ANGGREK BULAN RAKSASA PRIMADONA AGRO EXPO 2008

H. Rudi Ariffin, gubernur Kalimantan Selatan, menaruh perhatian besar terhadap pelestarian anggrek alam Kalimantan. Pada acara Agro Expo 2008 di gedung Sultan Suriansyah, beliau menyempatkan diri mengdairi lomba dan pameran anggrek.
Salah satu yang banyak menjadi perhatian pengunjung agro expo adalah tampilan sosok anggrek bulan yang memiliki ukuran jumbo, yaitu anggrek bulan raksasa atau dalam istilah ilmiahnya biasa disebut Phalanopsis Gigantea.
Anggrek bulan raksasa yang sedang menampakan bunganya yang sedang mekar ini benar-benar membuat decak kagum akan kekayaan dan keindahan plasma nuftah alam kalimantan. Anggrek ini adalah merupakan, endemi Kalimantan, ia hanya terdapat di pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Keberadaannya kini sangat kritis. Disamping sudah jarang ditemui, karena perambahan hutan untuk perkebunan kelapa sawit dan juga banyak diburu kolektor.
Tampak kuntum bakal bunga yang bergelantungan. Bunganya berwarna putih dan ungu kemerah mudaan. Sekali berbunga terdiri dari 5 sampai 15 kuntum bunga. Dengan ukuran tidak lebih dari 3 - 5 cm.
Anggrek bulan raksasa yang banyak menyita perhatian pengunjung tersebut, milik Hj. Erna Ardiansyah, yang juga pemilik Taman Anggrek Alam Kalimantan dibilangan Sultan Adam Banjarmasin. Ditamannya terdapat banyak anakan anggrek bulan raksasa ang sedang dikembangkan. Dari ukuran seedling hingga remaja.

Senin, 22 September 2008

KOLEKSI ANGGREK LANGKAKU BERBUNGA


Disamping itu Bundaku juga menemukan Anggrek jenis Cybodium yang mulai mekar. Bunganya sangat eksotik, berwarna kuning terang dengan kombinasi merah kontras. Hampir lebih satu tahun kami merawatnya, baru pada bulan ramadhan 2008 ini mulai bermunculan bungannya.


Dan ini adalah Phalaenopsis Amabilis Plaihari yang banyak dijumpai disepanjang pegunungan Maratus Kabupaten Tanah Laut - Kalimantan Selatan.
Sedang sicantik Catallya ini kami belum tahu namanya, karena kami memperolehnya dari kecil, dan baru sekarang berbunga. Warnanya cukup cerah antara coklat dan merah menyala.

Ini adalah anggrek jenis dedrobium, yang mayarakat anggrek Kalsel lebih mengenal dengan sebutan Batimurung. Ia cukup rajin berbunga.

MANCING IKAN DIKOLAM

Ada suatu kebiasaan tersendiri bagi Bunda yang kami sayangi ini, yaitu jika bertandang kekediaman kami, beliau selalu menuju taman anggrek. Hari ini tidak luput beliau meninjau kolam ikan yang terlihat agak kotor karena banyaknya daun kering dan buah ketapang yang berhamburan didalam kolam.Pagi itu saya mengajak beliau untuk memancing ikan, karena beliau ingin sekali melihat ikan yang kami tebar dikolam selama ini. Alhasil, kami mendapatkan 3 ekor lele dumbo, 5 ekor ikan nila merah dan yang mengejukan beliau ketika saya mendapatkan ikan patin yang berukuran besar seberat lebih kurang 4 kg.

Dengan sibuknya, Bundaku ikut juga repot berusaha membantuku mengangkat ikan patin tersebut. hari ini kami berniat akan membuat pais patin dan sayur atau gangan asam patin, pada acara buka puasa keluarga nanti sorenya.
Uuup ... ! lepas ikannya. Tapi untungnya dengan sigap aku dapat menangkapnya lagi. Jadilah kami berbuka puasa dengan menu pais patin. Euunaak ... tenannnn.... !

Alhamdulillah Ya Rab, Kau limpahkan risqi dan nikmat kepada keluarga kami.

ARENA BELAJAR DAN BERMAIN

Suasana ceria anak-anak mengisi liburan bermain dan belajar, sambil menunggu berbuka puasa.
Puter Iran adalah merupakan salah satu koleksi Taman Anggrek, disamping Beo, Nuri, Kakak Tua dan banyak lagi unggas lainnya.
Beo adalah salat satu yang paling favorit dikunjungi oleh anak-anak, karena pandai berbicara dan lucu.

Tumtum adalah salah satu jenis kura endemi Kalimantan yang dilingdungi, dikolam Taman Anggrek terdapat beberapa jenis kura air tawar asli Kalimantan, disamping berbagai ikan air tawar yang berukuran cukup besar.